SITUNG Pilkada

Pengelolaan data perolehan suara dan rekap suara dari TPS-TPS memerlukan usaha yang besar sehingga dapat menjadi laporan di tingkat Provinsi. Data tersebut setelah ditetapkan, dikirimkan hardcopy-nya ke kecamatan, kecamatan melakukan rekap lagi, dirapatkan, ditetapkan. Kemudian oleh KPU Desa/Kecamatan dikirim ke KPU Kabupaten/Kota. Di KPU Kabupaten/Kota direkap, dirapatkan, dan ditetapkan, kemudian dikirim ke provinsi. Begitu juga di tingkat Provinsi, data dari masing2 kabupaten tadi di-rekap, dirapatkan, dan ditetapkan.

Dalam proses pilkada, banyak pihak yang menginginkan data perolehan sementara dapat segera diketahui. Lebih diinginkan lagi apabila data tersebut di-release oleh pihak yang memang berwenang untuk memberikan data ini. Selain itu di pihak KPU sendiri, untuk dapat menjawab pertanyaan masyarakat, wartawan, dan proses audit, KPU Provinsi pun perlu memperoleh data fisik dari seluruh TPS yang dikelola. Hal inilah yang melatarbelakangi solusi ini.

Solusi ini telah diimplementasikan di KPU Provinsi Jawa Barat, dan terbukti sukses. Data secara realtime dapat disajikan untuk keperluan publik, ter-arsip-kan dengan benar, cepat, dan aman.

Dalam pelaksanaan proses yang terjadi di tingkat KPU Kabupaten/Kota, kita dapat menggunakan:

  1. Proses input manual pada aplikasi Situng Pilkada Kabupaten Kota
  2. Proses scanning data dengan ICR (Intelligent Character Recognition)
  3. Rekap pada aplikasi Excel yang pre-formated (terdapat aplikasi Macro)

Data yang telah diisikan pada KPU Kabupaten/Kota ini, kemudian men-generate data untuk diimport pada aplikasi SITUNG Pilkada di tingkat Provinsi. Selain itu, KPU Kabupaten/Kota pun dapat menghasilkan laporan-laporan yang dibutuhkan, dan mencetaknya.